dia
lelaki yg setia menungguku di seberang stasiun,dibawah jembatan
penyeberangan dgn wajah bercahaya.
dia lelaki yg sama ; pukul setengah
satu pagi menembus dingin dan pekat malam dgn sepeda motor kesayangannya
dia lelaki yg sama ; menyambut kedatanganku dgn wajah ceria, sambil berbisik "gimana perjalanan nya?"
dia lelaki yg sama ; memaksa dgn halus agar aku mengenakan jaket tebal
seraya menyodorkan helm semata agar aku terjaga.
"lelaki syurga" bisik
senja pada ku suatu ketika.
bagaimana aku tdk cinta?
*untuk abi yang selalu menyayangiku dengan caranya yang khas, semoga Allah memuliakanmu, menjagamu, dan mencintaimu melebihi cintaku padamu bi hehe
punya anak perempuan susah-susah gampang ya bi memahaminya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar