Kamis, 26 Juli 2012

quote from tere liye

“Ya Rabb, Engkaulah alasan semua kehidupan ini. Engkaulah penjelasan atas semua kehidupan ini. Perasaan itu datang dariMu. Semua perasaan itu juga akan kembali kepadaMu. Kami hanya menerima titipan. Dan semua itu ada sungguh karenaMu...
Katakanlah wahai semua pencinta di dunia. Katakanlah ikrar cinta itu hanya karenaNya. Katakanlah semua kehidupan itu hanya karena Allah. Katakanlah semua getar-rasa itu hanya karena Allah. Dan semoga Allah yang Maha Mencinta, yang Menciptakan dunia dengan kasih-sayang mengajarkan kita tentang cinta sejati.
Semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk merasakan hakikatNya.
Semoga Allah sungguh memberikan kesempatan kepada kita untuk memandang wajahNya. Wajah yang akan membuat semua cinta dunia layu bagai kecambah yang tidak pernah tumbuh. Layu bagai api yang tak pernah panas membakar. Layu bagai sebongkah es yang tidak membeku. ”--tere liye, hafalan sholat delisha

“Andaikata semua kehidupan ini menyakitkan, maka di luar sana pasti masih ada sepotong bagian yang menyenangkan. Kemudian kau akan membenak pasti ada sesuatu yang jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa itu, karna ilmumu terbatas. Kau hanya yakin , bila tidak di kehidupan ini suatu saat nanti pasti akan ada yang lebih mempesona dibanding menatap sepotong rembulan yang sedang bersinar indah.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

Kamis, 12 Juli 2012

Aku Belajar..

Aku belajar mengenal hidup. Memahami apa itu kehidupan. Aku ingin hidup dengan cara yang mengagumkan. Cara hidup yang tak semua orang memilikinya.

Aku belajar mengenal cinta. Memahami bagaimana mencintai, merasakan bagaimana dicintai. Aku ingin mencintai dalam diam saja.dalam hening. Tak perlu diumbar, atau dikatakan. Karena cinta yang seperti itulah yang kurasa menenangkan. Tak ada yang mengharap, tak ada yang terbebani oleh perasaan itu sendiri. Cinta. Aku percaya Allah, tuhanku yang maha baik sudah mengatur semuanya untukku dengan sangaat baik. Aku yakin, cinta tak perlu dikejar sedemikian rupa. Cukup dijaga, dan ketika saatnya tiba,diperjuangkan. Indah bukan? Takkan ada yang melukai dan terlukai..

Aku belajar mengenal karakteristik orang lain. Memahami bagaimana cara terbaik membuat orang lain nyaman berada di dekat ku. Aku ingin orang-orang mampu memahami apa inginku, maka aku harus mengerti apa yang meraka inginkan, menjaga keakraban, menyambung silaturahim,dan berusaha memenuhi hak-hak mereka sebelum kuminta hak-hakku..

Aku belajar mengenal arti berbagi. Memahami apa itu memberi tanpa pamrih. Aku ingin menjadi yang terdepan dalam kebaikan. Aku ingin hanya berbagi kebahagiaan, bukan keluh kesah ku yang duniawi. Karena aku yakin orang lain pasti juga punya beban tersendiri, dan aku tak ingin menambah beban mereka. 

Aku belajar mengenal pribadi seorang wanita muslimah. Memahami betapa menjadi wanita sholihah adalah sebuah keharusan, bukan keterpaksaan. Aku ingin jadi wanita yang di cemburui para bidadari syurga. Aku ingin menjadi  wanita yang menyenangkan dalam diskusi. Selalu tersenyum ramah pada siapapun, Yang wajahnya bercahaya karena ketaatannya pada  Rabb, dan wanita yang selalu menjaga izzah dan iffah nya sebagai muslimah. Aku ingin jadi wanita yang diamnya menentramkan, perkataannya adalah do’a, dan canda tawanya bukan sia-sia.

Yaa rabb, yaa rahmaan yaa rahiim.. mudahkan aku ya..
Kabulkanlah permintaanku, jaga aku selalu agar istiqomah dan semakin mencintai ‘jalan ini’ karena-Mu

Purwokerto  23 juni 2012
Wisma nurrahmah-kamar cinta

Featured post

Sandal

Akhirnya aku punya sandal.  Kupikir-pikir baru kali ini aku beli sandal semenjak menikah 6,5 tahun lalu.   Setahun di pulau seberang, kemana...