memang begitu lazimnya bukan? kau harus berpayah-payah atas apa yang kau inginkan. tidak ada yang instan, sayang. semua butuh perjuangan. pun dengan hidup, dengan kuliahmu, dengan impian-impianmu. orang yang selalu memperoleh sesuatu dengan instan itu tidak mengerti nikmat dari perjuangan. mereka tidak paham perasaan yang bernama kepuasan itu. dan mereka akan selalu dengan mudah melupakan apa yang telah mereka dapat.
maka, usahlah kau mengeluh dan merengek seperti anak kecil minta dibelikan permen. kau sudah dewasa, berdirilah dengan tegak, tatap cakrawala didepan sana dan kuatkan azzam mu. jadilah setegar karang, sayang..
karena hidup hanya sekali, beranilah...
*ditengah kecamuk segala tanya, masihkah aku mengingatNya? astaghfirullah..
----------------
wisma nurrahmah.kamar cinta
Rabu, 12 Maret 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Featured post
Sandal
Akhirnya aku punya sandal. Kupikir-pikir baru kali ini aku beli sandal semenjak menikah 6,5 tahun lalu. Setahun di pulau seberang, kemana...
-
memang begitu lazimnya bukan? kau harus berpayah-payah atas apa yang kau inginkan. tidak ada yang instan, sayang. semua butuh perjuangan. pu...
-
Cinta tak pernah terdefinisikan dengan benar. Apapun itu, bagiku mencintai adalah seperti matahari yang berpulang pada senja.menjelma d...
-
Saya sering menganalogikan kisah-kisah hidup saya sebagai sebuah perjalanan. Mulai pemberangkatan dari satu titik, lalu berpindah ke tit...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar