Sore tadi menyempatkan diri mampir di toko buku besar di kota ini. Alhamdulillah hujannya tidak deras.hanya rintik-rintik kecil *sukaaa*
Ketika masuk pintu toko, woooow... rasanya seperti masuk ke sebuah dunia yang cuma boleh ada aku dan buku didalamnya. hahah *lebay
Rak demi rak aku susuri, menimbang ini itu, memilih, mengamati. subhanallah. untuk memutuskan mau beli satu buku saja rasanya "sesuatu". beneran loh, semua karena dana yang terbatas. maklum namanya juga mahasiswa perantauan.
Hampir dua jam di toko itu, akhirnya satu buku beruntung sudah ada di genggaman.
selamat yah buku, gak di php in di toko itu lagi hehe..
oke, pulang dengan hati riang dan buku itu beristirahat dengan nyaman di pojokan tasku.
aku senang, buku senang *apadeh* -_-
sepanjang perjalanan aku merangkai satu mimpi lagi : aku mau punya sebuah rumah yang besaaar banget berisi buku-buku, ada rak kayu dengan ukiran bunga di pinggirnya. ada mainan anak-anak juga di halaman depan rumah, ada pohon sakura yang setia menggugurkan daunnya di pojok dekat halaman. nanti di rumahku anak-anak kecil boleh bermain sesukanya, sambil mendengarkan dongeng yang kubacakan setiap sore. kemudian buku-buku milikku boleh dipinjam oleh siapapun secara gratis. Dan aku rutin membeli 10 buku dalam sebulan untuk kupinjamkan di perpustakaan ku.
buku,buku,buku.. kita jadi teman baik yah :)
Aku pernah
berlari, jatuh, melayang.
mengejar, berhenti, dan mundur
Hatiku
pernah jatuh dan pecah
pernah jatuh dan tetap utuh
Jiwaku
Pernah terbang dan melayang
Pernah mengawang dan terombang-ambing kedamaian
Degupku
Sering mendengar detakmu.
Mereka berbicara dengan bahasa yang tak dipahami kepalaku
Rinduku
Pernah mengusap air matamu
Memeluk kosong yang bertengger di detikmu
Hingga gema perpisahan meledak di telingaku
Dan ketidakkuasaan menyelimut kaki dan tanganku
Gravitasi
Membuatku jatuh. Membuatku jauh.
Darimu.
--R. Putri