dia
lelaki yg setia menungguku di seberang stasiun,dibawah jembatan
penyeberangan dgn wajah bercahaya.
dia lelaki yg sama ; pukul setengah
satu pagi menembus dingin dan pekat malam dgn sepeda motor kesayangannya
dia lelaki yg sama ; menyambut kedatanganku dgn wajah ceria, sambil berbisik "gimana perjalanan nya?"
dia lelaki yg sama ; memaksa dgn halus agar aku mengenakan jaket tebal
seraya menyodorkan helm semata agar aku terjaga.
"lelaki syurga" bisik
senja pada ku suatu ketika.
bagaimana aku tdk cinta?
*untuk abi yang selalu menyayangiku dengan caranya yang khas, semoga Allah memuliakanmu, menjagamu, dan mencintaimu melebihi cintaku padamu bi hehe
punya anak perempuan susah-susah gampang ya bi memahaminya :)
Kamis, 22 Agustus 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Featured post
Sandal
Akhirnya aku punya sandal. Kupikir-pikir baru kali ini aku beli sandal semenjak menikah 6,5 tahun lalu. Setahun di pulau seberang, kemana...
-
memang begitu lazimnya bukan? kau harus berpayah-payah atas apa yang kau inginkan. tidak ada yang instan, sayang. semua butuh perjuangan. pu...
-
Cinta tak pernah terdefinisikan dengan benar. Apapun itu, bagiku mencintai adalah seperti matahari yang berpulang pada senja.menjelma d...
-
Saya sering menganalogikan kisah-kisah hidup saya sebagai sebuah perjalanan. Mulai pemberangkatan dari satu titik, lalu berpindah ke tit...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar