jejak kaki yang menempel pada jarum jam
jarum yang tak menusuk namun tajam...
Pengembaraan hanyalah penggalan nyanyian sunyi
sayup bisikannya terbungkus kafan dedaunan
lepaskan semua igauan-igauan yang tersangkut di pepohonan
Barangkali daunpun hanya meratap... tanpa menatap
sebelum dipeluk dinginnya angin...
detik-detik jam membatasi usia...
meninggalkan getar bisik sang matahari
Pengembaraan kian mengabur di tengah hutan
yang dilepas oleh doa-doa perjumpaan...
syair-syair yang diucapkan oleh gulita malam
senantiasa menyajikan mimpi yang maha panjang
Dan.. kebersamaan yang hanya sepenggal
bukan berarti akhir persimpangan...
karena petualangan masih lagi panjang
meski usia kian usang termakan waktu...
Selama hutan masih bisa dijelajahi...
selama jejak kaki masih terukir di pegunungan
selama itu pula pengembaraan kita tetap ada
sahabat... kutunggu kau di tengah rimba...!
dari sebuah blog :goresanpenatinta. blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar