Sudah
berapa lamakah aku menantikan kehadirannya?
Hujan, ah
menyenangkan sekali bermain-main dibawah rinai nya. Berlarian memeluk angkasa.
Menadahi gemericiknya yang menyala.
Biru,,
terang..
Ada satu
damai yang hinggap. Menjalari sekujur jiwa ini.
Ada
kerinduan yang menyalang. Merontokkan sendi-sendi yang mati
Hujan
lagi. Main air lagi. Tertawa lagi.
Menatap
butiran – butiran kecilnya. Menetes satu-satu membasahi jilbab putihku.
Rasanya
tak ingin beranjak dari sini.
Damai itu
menaungi kepalaku.
Lihat,
bahkan aku menangis. Menangis dibawah hujan
Bukan
menangisi hidup, bukan menangisi gertakan seseorang tadi sore
Tangisan
ini, untuk kerinduan pada hujan,
Kerinduan
yang layu bahkan mengering dan berguguran
Kerinduan
yang terobati kala hujan datang.
Lihat,
air mata ini bahkan tak ingin berhenti mengalir.
Biar
sajalah. Biarkan ia luruh membersamai rintiknya yang semakin menderas
Luruh
hingga bumi menangkapnya, menempatkannya bersama cinta
Hujan
dan Cinta.
aku cinta
hujan.
----------------
----------------
Purwokerto 4 november 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar