Rabu, 07 November 2012

Masih Tentang Hujan #1


Rai, disini Hujan lagi..
Main air lagi. 
Tertawa lagi.
Sudah berapa lamakah aku menantikan kehadirannya?
Hujan, ah menyenangkan sekali bermain-main dibawah rinai nya. Berlarian memeluk angkasa. Menadahi gemericiknya yang menyala.
Biru,, terang..
Ada satu damai yang hinggap. Menjalari sekujur jiwa ini.
Ada kerinduan yang menyalang. Merontokkan sendi-sendi yang mati
Hujan lagi. Main air lagi. Tertawa lagi.
Menatap butiran – butiran kecilnya. Menetes satu-satu membasahi jilbab putihku.
Rasanya tak ingin beranjak dari sini.
Damai itu menaungi kepalaku.
Lihat, bahkan aku menangis. Menangis dibawah hujan
Bukan menangisi hidup, bukan menangisi gertakan seseorang tadi sore
Tangisan ini, untuk kerinduan pada hujan,
Kerinduan yang layu bahkan mengering dan berguguran
Kerinduan yang terobati kala hujan datang.
Lihat, air mata ini bahkan tak ingin berhenti mengalir.
Biar sajalah. Biarkan ia luruh membersamai rintiknya yang semakin menderas
Luruh hingga bumi menangkapnya, menempatkannya bersama cinta
Hujan dan  Cinta.
aku cinta hujan.

----------------
Purwokerto 4 november 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured post

Sandal

Akhirnya aku punya sandal.  Kupikir-pikir baru kali ini aku beli sandal semenjak menikah 6,5 tahun lalu.   Setahun di pulau seberang, kemana...