Ya Allah, maafkan kami
Maafkan
kami ketika hati-hati kami belum saling terpaut karena-Mu
Maafkan
karena kami terlalu egois dan acuh pada saudara-saudara kami, saudara yang Kau
persatukan dalam iman dan islam.
Ya Allah
maafkan kami
Jika mata
ini masih sibuk mengawasi hal-hal yang tak penting, sedangkan di suatu sudut,
saudara kami tengah menitikkan airmata karena amanah cinta dari-Mu
Dan mata
kami, tak jeli menangkap gurat sedih mereka.
Ya Allah
maafkan kami
Jika
tangan ini sering digunakan untuk melakukan hal yang sia-sia, padahal di sisi
lain saudara kami sebenarnya tengah membutuhkan uluran kami dalam kerja dakwah ini.
Ya Allah
maafkan kami
Maafkan
kami yang tak kenal budi. Selalu memikirkan diri sendiri. merasa memikul amanah
paling berat sedunia. Padahal masih belum ada apa-apanya dibanding amanah yang
diterima oleh suri tauladan sepanjang masa. Rasulullah tercinta.
Ya Allah
sungguh maafkan kami
Jika kami
masih sering merasa iri, pada saudara-saudari kami yang Engkau beri kelebihan
pada satu sisi.
Maafkan
kami jika kami belum sempurna untuk berikhtiar menebarkan ‘cinta-cinta’Mu di
bumi
Ya Allah
maafkan kami
Jika kami
masih merasa besar hati, merasa melakukan banyak hal di jalan ini. Padahal kami
tahu, kami hanyalah seperti butiran pasir di lautan yang Maha Luas.
Sesungguhnya Kami ini kerdil ya Allah.
Maafkan
kami. Maafkan kami..
Ya Allah,
jangan biarkan kaki kami berjalan menuju arah yang salah. Jangan biarkan tangan
kami lemah untuk membantu saudara kami. Jangan biarkan mata kami buta terhadap
permasalahan ummat. Jangan biarkan telinga kami tuli mendengar ajakan menyeru
kepadaMu. Jangan biarkan mulut kami diam
dari menyebut namaMu. Jangan biarkan akal kami kosong dari mengingatMu. Jangan
biarkan masa lalu yang tak baik menyergap masa depan kami. Jangan biarkan
angan-angan menutup jalan menuju masa depan.
Ya Allah hanya kepadamu kami meminta dan menghiba..
----------------
Purwokerto, ahad 4 november 2012.
37hari
menjelang revolusi itu lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar