Selasa, 28 Januari 2014

Edelweis

Amara, 
aku dan batangbatang edelweis sepanjang jalan yang terpilih
menyimpan doa yang terinjak tangis ranting kering
menghitung kata di setiap kelopak kecil edelweis yang putih
tanggalkan lukisan kertas tiga warna di kecipak air danau dalam hening



----------------
sumber : http://riniintama.wordpress.com/2012/08/07/edelweiss/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured post

Sandal

Akhirnya aku punya sandal.  Kupikir-pikir baru kali ini aku beli sandal semenjak menikah 6,5 tahun lalu.   Setahun di pulau seberang, kemana...