Pagi yang cerah ketika aku masih mampu membuka mata dan berucap hamdalah.
pagi yang cerah ketika nyanyian burung gereja dan kokok ayam saling bersahutan berdzikir kepadaNya.
hari ini, kutemui lagi pagi kesekian di rentang usia dua puluhan.
ada bahagia yang menyembul, semburatkan rona tawa
terimakasih Allah atas hari - hari yang kau titipkan, atas nafas yang masih berhembus, atas cinta dari orang - orang disekitar.
pagi ini cerah, senyum adalah hadiah
------------------
purwokerto, penghujung juni 2014
Jumat, 30 Mei 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Featured post
Sandal
Akhirnya aku punya sandal. Kupikir-pikir baru kali ini aku beli sandal semenjak menikah 6,5 tahun lalu. Setahun di pulau seberang, kemana...
-
memang begitu lazimnya bukan? kau harus berpayah-payah atas apa yang kau inginkan. tidak ada yang instan, sayang. semua butuh perjuangan. pu...
-
Cinta tak pernah terdefinisikan dengan benar. Apapun itu, bagiku mencintai adalah seperti matahari yang berpulang pada senja.menjelma d...
-
Saya sering menganalogikan kisah-kisah hidup saya sebagai sebuah perjalanan. Mulai pemberangkatan dari satu titik, lalu berpindah ke tit...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar